01.24
13

Dendam Ra Kembar pada Gajah Mada

by Renny Masmada ·

Dendam Ra Kembar pada Gajah Mada

oleh Renny Masmada

Penumpasan Sadeng di bawah kendali Gajah Mada telah memberikan harapan baru dan kepercayaan diri kembali bagi Majapahit untuk bangkit meninggalkan ketertinggalannya selama ini pasca mangkatnya Sri Jayanagara.

Kehadiran Gajah Mada di Majapahit setelah dia diangkat sebagai Patih di Daha telah menimbulkan pro dan kontra yang begitu tajam di kalangan bangsawan istana. Bagi sebagian besar bangsawan, kenaikan jenjang jabatan Gajah Mada yang begitu cepat, apalagi kemudian diangkat untuk mewakili Arya Tadah, telah menimbulkan iri yang berlebihan. Bagi para bangsawan istana, Gajah Mada yang bukan keturunan bangsawan, orang desa yang tak diketahui silsilahnya, tidak pantas menduduki jabatan yang begitu tinggi.

Dan, itu yang dirasakan oleh Ra Kembar yang jelas-jelas terluka oleh dendamnya pada Gajah Mada.

Dendam itu semakin dalam menusuk jantung jiwanya ketika kinerjanya mendahului penumpasan Sadeng sebagai langkah yang dianggapnya sangat tepat untuk mengangkat dirinya di mata para bangsawan istana, dan sekaligus menghancurkan kredibilitas Gajah Mada di mata Sri Ratu, justru dihancurkan secara mutlak dengan kedatangan Gajah Mada bersama-sama Adityawarman dan bahkan Sri Ratu, justru di saat-saat pasukannya berturut-turut mengalami kekalahan oleh pasukan Sadeng yang dipimpin langsung oleh Bupati Sadeng, yang kemudian terbunuh justru oleh tangan Gajah Mada.

Walaupun Ra Kembar tidak dihukum berat oleh Sri Ratu karena kinerjanya yang keluar dari kebijakan yang sudah ditetapkan oleh Gajah Mada sebagai wakil Arya Tadah, telah membuat hati Ra Kembar semakin sakit dan terluka. Baginya Gajah Mada nyaris telah menghancurkan masa depannya. Beberapa para bangsawan istana yang sebelumnya memang tidak suka dengan Gajah Mada menjadi simpati pada Ra Kembar. Bersama-sama dengan Ra Kembar mereka mulai memikirkan cara untuk menjatuhkan Gajah Mada.

Salam Nusantara..!

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply